Minggu 10 September 2023 merupakan Perayaan Ekaristi Hari Biasa Pekan XXIII. Untuk kesekian kalinya SD Strada Nawar mendapat tugas koor di Gereja Santo Stanislaus Kostka paroki Kranggan, Bekasi. Pada misa kali ini yang bertugas adalah siswa-siswi kelas V dan VI dengan didampingi oleh Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SD Strada Nawar. Misa dipimpin oleh Rm. RD Albertus Adiwenanto Widyasworo. Untuk mengawali misa dinyanyikan lagu pembukaan dari Puji Syukur No. 328 “Kepada-Mu Tuhanku”.
Memasuki Liturgi Sabda, bacaan I diambil dari Yeh 33:7-9, bacaan II dari Rm 13:8-10, dan bacaan Injil dari Mat 18:15-20. Ketiga bacaan hari ini saling terkait yaitu mengajarkan tentang kasih. Buah kasih adalah kegembiraan, perdamaian, dan kerahiman; kasih menghendaki kemurahan hati dan teguran persaudaraan. Jika kita peduli sesama, maka kita juga akan peduli keselamatan jiwanya.
Di awal kotbah, Romo Wenan mempersembahkan sebuah lagu yang berjudul “Doa Mengubah Segala Sesuatu”. Dengan iringan gitarnya, Romo Wenan membawakan lagu dengan penuh penghayatan sehingga semua umat terbawa dalam suasana lagu tersebut dan meresap di hati masing-masing. Dalam kotbahnya Romo menyampaikan inti dari bacaan hari ini yaitu; “Di mana dua atau tiga orang berkumpul demi nama-Ku, Aku hadir di tengah-tengah mereka”.
Doa yang baik adalah doa yang diawali dengan ungkapan penuh syukur, kemudian ada relasi dengan Allah. Komunikasi yang kita jalin dengan Allah tidak mengharuskan kita berbicara dengan kata-kata yang indah, yang terpenting doa merupakan ungkapan hati kita. Di akhir doa kita juga perlu meluangkan waktu sejenak untuk mendengarkan kata-kata apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita. Dengan keheningan yang kita bangun, maka dapat membantu kita untuk lebih mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita. Selain itu, kekuatan doa khususnya doa yang dilakukan bersama-bersama akan lebih memberikan kekuatan yang luar biasa kepada kita. Dengan doa bersama, sebuah keluarga yang tadinya tidak harmonis dan penuh dengan pertengkaran akan menjadi keluarga yang penuh dengan kasih dan saling menguatkan satu sama lain. Dengan doa bersama, sesuatu hal yang tadinya serasa tidak mungkin terjadi, akan terjadi atas kuasa Allah. Kita diajak untuk tidak pernah meragukan kekuatan doa. Mari di bulan September ini yang merupakan bulan kitab suci, selain makin tekun dalam membaca dan merenungkan firman Tuhan, kita pun makin tekun dalam doa yang menjadikan kekuatan iman kita. Tuhan memberkati.


Recent Comments