Apa itu eco-enzym? Dan apa manfaat dari eco-enzyme tersebut?

Ya. Eco-enzyme yang merupakan larutan zat organik kompleks dari hasil fermentasi sisa organik seperti sisa sayur-sayuran, kulit buah-buahan, dicampur dengan gula, dan air yang dapat memberikan dampak luas bagi lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi. Eco-enzyme dapat mengurangi dampak limbah makanan, mengurangi penggunaan bahan kimia, dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan.

Kandungan enzim dari “sampah” ini adalah salah satu cara manajemen sampah yang memanfaatkan sisa-sisa dapur untuk sesuatu yang sangat bermanfaat. Cairan ini bisa menjadi pembersih rumah, maupun sebagai pupuk alami dan pestisidia yang efektif.

Karena terdapat banyak sekali manfaat dari eco-enzyme tersebut, maka Strada Cabang Bekasi bekerja sama dengan seluruh unit cabang Bekasi bersama-sama dan serentak untuk mengaungkan pebuatan 6000 eco-enzyme. Terkhusus unit SD Strada Nawar juga turut serta dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Dilaksanakan pada Senin, 21 Februari 2022 siswa-siswa SD Strada Nawar serentak membuat eco-enzyme bersama-sama melalui daring atau melalui zoom yang didampingi oleh bapak ibu guru dan karyawan. Tercatat total 667 hasil pembuatan eco-enzyme yang dibuat oleh siswa-siswi SD Strada Nawar.

Pembuatan larutan ini cukup sederhana caranya yaitu dengan mencampurkan air, sisa buah atau sayur yang sudah dicuci bersih, dan gula, ke dalam sebuah wadah tertutup. Komposisinya mengikuti rumus 1:3:10, artinya 10 bagian air, 3 bagian sisa buah-sayur, dan 1 bagian gula. Gula yang dimaksud adalah molase atau gula merah dengan kualitas terbaik, karena jenis gula dapat memengaruhi kualitas produk eco-enzyme yang dihasilkan.

Setelah semua bahan dicampur, wadah tertutup harus disimpan di tempat kering dan sejuk. Buka penutup wadah setiap hari pada minggu pertama untuk menghilangkan gas hasil fermentasi. Kemudian buka penutup wadah setiap dua hari sekali pada minggu kedua, ketiga, dan tutup terus sampai tiga bulan penyimpanan sebelum siap dipanen.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan seluruh warga SD Strada Nawar mulai menularkan ilmu dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah sisa sayur-sayuran dan kulit buah-buahan agar menjadi berkah bagi lingkungan kita.