Perayaan Paskah merupakan momen yang paling berharga bagi umat nasrani. Suatu momen yang mengingatkan kita pada pengorbanan Kristus yang mati di kayu salib demi menebus dosa-dosa manusia. Perayaan kebangkitan Tuhan kali ini dilaksanakan sangat meriah dengan menanamkan semangat “Kita Bhinneka Kita Indonesia.”

Perayaan Paskah dilaksanakan pada Jumat, 6 April 2018 diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Ferdinandus Tuhu Jati Setia Adi, SJ. Inti dari kotbah Romo adalah semangat bangkit bersama Kristus untuk mengubah kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik lagi.

Perayaan Paskah tahun ini juga dimeriahkan dengan lomba mencari telur yang diikuti oleh siswa kelas 1 – 2 dan lomba menghias telur yang diikuti oleh siswa kelas 3 – 6. Para siswa sangat antusias dan bersemangat dalam memperebutkan juara 1 – 3 di setiap kelas. Kegembiraan siswa semakin bertambah dengan acara makan bersama setelah lomba selesai.

                 

Rangkaian perayaan Paskah tahun ini diharapkan dapat menambah kegembiraan, meningkatkan rasa persaudaraan, kreativitas, dan semangat untuk menjadi lebih baik lagi.

“Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa – dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.”(1 Kor. 15: 3 – 4)

Sebarkan artikel ini